26 Februari 2017

J. J. Thompson : Penerima Nobel Fisika 1906

Ads by Google

John Joseph Thompson, atau J. J. Thomson dilahirkan di Bukit Cheetham, sebuah daerah di Manchester pada tanggal 18 Desember 1856. Pada tahun 1870, Thomson terdaftar sebagai pelajar di Owens College, Manchester, lalu pada tahun 1876 masuk di Trinity College, Cambridge sebagai seorang siswa minor. Thomson menjadi mahasiswa di Trinity College pada tahun 1880, saat dia menjadi seorang Wrangler tingkat dua (seorang Wrangler adalah siswa yang memperoleh penghargaan tingkat pertama pada tahun ketiga di jurusan matematika Universitas Cambridge) serta penghargaan Smith’s Prizeman kedua (Smith’s Prizeman merupakan penghargaan yang diberikan kepada dua orang mahasiswa peneliti dalam bidang matematika dan fisika teoritis di Universitas Cambridge).

J. J. Thompson menjadi anggota dari College tersebut sepanjang hayatnya, menjadi dosen pada tahun 1883, dan menjadi Master (pimpinan College) pada tahun 1918.

Thomson adalah seorang profesor dalam bidang eksperimen di Laboratorium Cavendish Cambridge, dan penerus dari Lord Rayleigh, mulai dari tahun 1884 sampai tahun 1918 kemudian menjadi profesor kehormatan Fisika di Cambridge dan Royal Institution, London.
Minat awal Thomson pada struktur atomik tercermin pada tulisannya yang berjudul Treatise on Motion of Vortex Rings. Tulisan ini memenangkan penghargaan Adam Prize, sebuah penghargaan paling bergengsi di Universitas Cambridge, pada tahun 1884. Tulisannya yang lain dengan judul Application Dynamics to Physics and Chemistry muncul pada tahun 1886, dan pada tahun 1892, Thomson kembali menerbitkan tulisan dengan judul Notes on Recent Researches in Electricity and Magnetism. Tulisan ini mencakup hasil-hasil penelitian yang telah diperoleh ilmuwan sejak terbitnya “risalah” James Clerk Maxwell yang terkenal. Tulisan Thompson ini sering disebut sebagai “volume ketiga Maxwell”.

J. J. Thomson pernah bekerja sama dengan Profesor J. H. Poynting dalam menulis sebuah buku teks Fisika volume ke empat yang berjudul Properties of Matter. Pada tahun 1895 Thomson menulis Elements of Mathematical Theory of Electricity and Magnetism, edisi ke lima yang terbit tahun 1921.

Pada tahun 1896, Thomson mengunjungi Amerika untuk memberikan kuliah yang terdiri atas lima seri, di Princeton. Seri kuliah ini merangkum penelitian-penelitian terbaru yang dilakuakannya. Seri kuliah ini secara berturut-turut dipublikasikan dalam buku berjudul Discharge of Electricity through Gases (1897).

Sekembalinya dari Amerika, J. J. Thomson akhirnya meraih hasil dari pekerjaannya yang paling brilian selama hidupnya, yaitu sebuah studi orisinal tentang sinar katode yang berujung pada penemuan elektron, yang diumumkannya pada salah satu perkuliahan sorenya di Royal Institution pada hari Jum’at, tanggal 30 April 1897. Bukunya yang berjudul, Conduction of Electricity through Gases, diterbitkan pada tahun 1903, yang digambarkan oleh Lord Rayleigh sebagai review hari-hari luar biasa Thomson di laboratorium Cavendish. Edisi selanjutnya dari buku ini, yang ditulis kolaborasi dengan putranya, George, muncul dalam dua volume (1928 dan 1933).

Ads by Google

Tahun 1904, Thomson kembali ke Amerika untuk membawakan enam seri kuliah tentang kelistrikan dan materi di Yale University. Seri kuliah ini berisi beberapa saran-saran penting mengenai struktur atom. Thomson menemukan sebuah metode untuk memisahkan jenis atom dan molekul yang berbeda-beda dengan menggunakan sinar positif, sebuah ide yang kemudian dikembangkan oleh Aston, Dempster, dan yang lainnya yang akhirnya mengarah pada penemuan banyak isotop. Sebagai tambahan dari apa yang telah disebutkan, Thomson juga menulis sejumlah buku di antaranya: The Structure of Light (1907), The Corpuscular Theory of Matter (1907), Rays of Positive Electricity (1913), The Electron in Chemistry (1923) dan autobiografinya, Recollections and Reflection (1936), di antara publikasi-publikasi lainnya.

Thomson juga adalah seorang penerima medali Merit yang dianugerahkan pada tahun 1908. Seorang anggota terpilih pada Royal Society pada tahun 1884 dan menjadi presiden selama tahun 1916-1920. Thomson juga menerima medali Royal dan Hughes pada tahun 1894 dan 1902; Medali Franklin dan Medali Scott (Philadelphia), pada tahun 1923; medali Mascart (Paris) pada tahun 1927, Medali Dalton (Manchester) tahun 1931, dan Medali Faraday (Institute of Civil Engineers) pada tahun 1938. Thomson adalah Presiden British Association pada tahun 1909 (dan merupakan ketua seksi A pada tahun 1896 dan 1931) serta penerima gelar doktor honoris dari Universitas Oxford, Dublin, London, Victoria, Columbia, Cambridge, Durham, Birmingham, Gottingen, Leeds, Oslo, Sorbonne, Edinburgh, Reading, Princeton, Glasgow, John Hopkins, Aberdeen, Athens, Cracow dan Philadelphia.

Pada tahun 1890, J. J. Thomson menikah dengan Rose Elisabeth, puteri dari Sir George E. Paget, K. C. B. Dari pernikahan ini, Thomson memiliki seorang putera, bernama Sir George Paget Thomson, seorang profesor Emeritus di London University, yang juga menerima hadiah nobel fisika pada tahun 1937; serta seorang puteri.

J. J. Thomson meninggal dunia pada tanggal 30 Agustus 1940.

Sumber: "The Nobel Prize in Physics 1906". Nobelprize.org. Nobel Media AB 2014. Web. 25 Feb 2017.

0 komentar :

Posting Komentar