Membuat Kamera Sendiri



kamera pinhole buatan sendiri
Pada artikel tentang cara kerja kamera, di mana dalam artikel tersebut kamera SLR manual kita jadikan sebagai model, tampak bahwa kamera jenis SLR, bahkan untuk yang manual, merupakan sebuah alat yang rumit bin ruwet. Tetapi, kamera itu sendiri sebenarnya tidaklah rumit-rumit amat. Pada dasarnya, unsur utama yang membangun sebuah kamera cukup sederhana sehingga kita bisa mencoba membuatnya sendiri dengan menggunakan beberapa bahan yang dapat dibeli dengan murah.

Jenis yang paling sederhana dari sebuah kamera buatan tidak menggunakan sebuah lensa untuk menghasilkan sebuah bayangan real. Sebagai gantinya, kamera ini menggunakan sebuah lubang kecil untuk mengumpulkan cahaya pembentuk bayangan objek yang dibidik. Kamera model ini disebut dengan kamera lubang kecil (pinhole camera) dan cukup mudah untuk dibuat dan digunakan. Satu-satunya bagian yang agak sulit untuk membuat kamera ini adalah kita harus membuat film khusus.

Secara sederhana, kamera lubang kecil hanyalah sebuah kotak dengan lubang kecil di salah satu sisinya dan beberapa film atau kertas fotografi pada sisi lainnya yang berlawanan. Jika kotak kamera tersebut tertutup rapat dari cahaya, selain dari lubang kecil yang kita buat, maka cahaya yang berasal dari lubang kecil tersebut akan menghasilkan sebuah bayangan real pada film. Prinsip ilmiah dari proses pembentukan bayangan real oleh lubang kecil ini sangat sederhana.

Jika kita hendak menyorotkan cahaya dengan sebuah senter dalam sebuah ruang gelap, melalui sebuah lubang kecil pada selembar karton yang lebar, maka cahaya akan membentuk sebuah titik pada dinding di seberangnya. Jika kita menggerakkan senter, titik cahaya tersebut juga akan bergerak. Ini menunjukkan bahwa berkas cahaya yang berasal senter bergerak melalui lubang dalam lintasan berupa garis lurus.

Pada bidang pandang yang lebih luas, setiap titik tampak tertentu akan berperilaku seperti halnya cahaya dari lampu senter ini. Cahaya yang berasal dari seluruh titik yang membentuk objek akan dipantulkan ke segala arah. Sebuah lubang kecil akan melewatkan berkas cahaya yang sempit yang merupakan cahaya pantulan dari seluruh titik yang membentuk objek bidikan. Berkas cahaya ini merambat dalam sebuah lintasan berupa garis lurus, sehingga berkas cahaya yang berasal dari bagian bawah objek akan jatuh pada puncak film dan sebaliknya. Dengan cara yang seperti ini, sebuah bayangan yang bentuknya terbalik akan terbentuk di dalam kotak. Karena lubang tersebut sangat kecil, maka kita perlu waktu pemaparan (waktu untuk membidik objek sebelum dialihkan) yang cukup lama agar jumlah cahaya yang masuk ke kamera cukup banyak agar dapat membentuk bayangan yang memadai.
Ads by Google


Ada sejumlah cara untuk dapat membuat jenis kamera seperti ini. salah satu cara yang paling populer untuk membuat kamera jenis ini adalah dengan menggunakan kaleng makanan, kaleng kopi bubuk, atau tempat-tempat yang sejenis dengan itu. Tetapi yang paling sederhana adalah menggunakan sebuah karton dan sebuah penutup yang dapat dibuka.

Berikut ini langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk membuat kamera pinhole buatan.
  1. Hal paling pertama yang perlu dilakukan adalah mengecat penutup kamera kita dengan warna hitam, baik bagian luar maupun bagian dalamnya. Ini akan membantu kotak kamera kita agar bersifat kedap cahaya. Pastikan untuk menggunakan cat hitam flat. Jangan menggunakan cat jenis glossy karena jenis cat ini bersifat memantulkan cahaya.
  2. Buat sebuah lubang kecil (seukuran kotak korek api) di tengah bagian bawah tabung (canister).
  3. Potong sepotong aluminium foil, atau kertas hitam tebal, sekitar dua kali ukuran lubang di bagian bawah tabung.
  4. Ambil jarum jahit ukuran 10 dan buatlah lubang di tengah foil dengan hati-hati. Anda hanya harus memasukkan setengah bagian jarum saja. Jika tidak, maka lubang yang diperoleh akan terlalu besar. Untuk hasil terbaik, tempatkan foil di antara dua kartu indeks dan putar-putarlah jarum sambil Anda mendorongnya masuk.
  5. Rekatkan aluminium foil di atas lubang di bagian bawah tabung, sehingga lubang jarum yang dibuat berada di tengah-tengah. Pasang foil dengan hati-hati, dengan menggunakan perekat hitam, sehingga cahaya hanya akan masuk melalui lubang jarum.
  6. Untuk shutter (rana), kita dapat menggunakan kertas hitam pekat yang lebarnya cukup untuk menutupi seluruh bagian bawah wadah kamera. Rekatkan satu sisi kertas hitam ini pada sisi bawah tabung (badan kamera), sehingga membentuk sebuah penutup di atas lubang jarum pada bagian tengahnya. Rekatkan sisi lain kertas hitam penutup tersebut di bagian sisi lain lubang jarum. Jaga agar kertas penutup tersebut tetap dalam keadaan tertutup sebelum pemotretan dilakukan.
  7. Untuk dapat menghasilkan gambar, Anda harus mengisi kamera baik dengan film atau dengan menggunakan kertas fotografi. Jika Anda menggunakan kertas, maka dalam pengambilan gambar, Anda perlu waktu lama untuk mengambil gambar karena kertas kurang peka terhadap cahaya. Sedangkan jika Anda menggunakan film, mungkin Anda hanya perlu waktu satu atau dua detik untuk merekam objek ke film. Namun demikian, jika Anda menggunakan film maka Anda harus memasukkan film ke dalam kamera dalam ruang gelap.
Nah, jika Anda sudah melakukan langkah-langkah di atas, Anda siap merekam gambar dengan kamera pinhole buatan Anda. Menentukan desain kamera yang baik, jenis film, dan lama waktu pemaparan pada objek, merupakan pekerjaan yang bersifat trial and error. Anda harus mencoba melakukannya berulang-ulang sampai diperoleh hasil yang paling baik. Namun demikian, seperti yang banyak dikatakan oleh penggemar kamera pinhole, eksperimen untuk menghasilkan kombinasi desain kamera, jenis film, dan waktu pemaparan tersebut merupakan hal yang paling menarik dalam membuat kamera Anda sendiri.

Dari sejarah perkembangan fotografi, sampai sekarang telah dibuat ratusan jenis sistem kamera yang berbeda-beda. Meskipun demikian, menariknya adalah seluruh desain kamera tersebut – mulai dari kamera buatan tangan sendiri sampai jenis kamera digital versi terbaru—menggabungkan beberapa unsur dasar kamera seperti yang telah kita bahas di tulisan tentang cara kerja kamera, yaitu sistem lensa untuk menghasilkan bayangan real, sensor sensitif cahaya untuk merekam cahaya (klise/film), dan sebuah sistem mekanik untuk mengontrol bagaimana cahaya yang berasal dari objek yang dibidik dipaparkan ke sensor cahaya.
Membuat Kamera Sendiri Membuat Kamera Sendiri Reviewed by Momang Yusuf on 2/25/2015 03:51:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.