Satuan Pokok dalam Fisika



sumber gambarMisalkan Anda menimbang badan Anda dengan sebuah timbangan badan dan hasilnya adalah massa Anda adalah 68 kg (karena Anda pernah belajar fisika, maka Anda menggunakan kata “massa” bukan “berat” seperti yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari).

Jika Anda memang pernah belajar fisika, maka Anda pasti paham betul bahwa berdasarkan hasil timbang badan tersebut di atas, massa Anda adalah 68 kali satuan massa atau kita tulis 68 kilogram (kg).

Tapi apa itu kilogram?

Kilogram merupakan satuan untuk menyatakan kandungan massa sebuah benda yang didefinisikan sebagai massa yang dimiliki oleh sebuah benda batangan yang terbuat dari bahan paduan platinium iridium. Batangan massa yang didefinisikan sebagai satu kilogram ini disimpan di sebuah tempat di dekat Paris, Prancis. Jadi, jika Anda mengatakan bahwa massa badan Anda adalah 68 kg, maka itu berarti bahwa massa Anda adalah 68 kali massa batang yang ada nun di Prancis sana.

Ads by Google
Begitulah sesungguhnya makna dari pengukuran yang kita lakukan. Saat kita mengukur sesuatu, itu berarti kita membandingkan apa kita ukur tersebut dengan satuan yang sesuai apa yang kita ukur. Anda tahu persis bahwa untuk mengukur panjang, maka satuannya adalah meter, mengukur waktu maka satuannya adalah sekon, dan mengukur massa maka satuannya adalah kilogram seperti di atas. Ketiga satuan tersebut disebut satuan pokok karena merupakan satuan yang paling mendasar. Karena merupakan satuan pokok mendasar, maka masing-masing satuan pokok (meter, sekon, kilogram) telah ditetapkan sebelumnya agar seragam bagi semua orang yang melakukan pengukuran.  

Satu meter misalnya, berdasarkan kesepakatan ahli yang dibuat pada tahun 1983, tidak lain merupakan lintasan yang ditempuh oleh cahaya dalam ruang vakum selama waktu 1/299 792 458 atau 3,33564 x 10-9 sekon. Wow, waktu yang sangat singkat ya...! Jadi jika Anda mengukur tinggi badan Anda dan memperoleh hasil 1,69 m, itu berarti tinggi badan Anda adalah 1,69 kali jarak yang bisa ditempuh oleh cahaya selama rentang waktu 3,33564 x 10-9 sekon tersebut.

Bagaimana dengan sekon atau detik? Apa yang dimaksud dengan satu detik tersebut?

Satu detik tidak lain adalah waktu yang dibutuhkan oleh atom sesium 133 untuk bergerak bolak balik sebanyak 9 192 631 770 kali di antara dua tempat energi pada keadaan dasar atom sesium 133. Duh, rumit juga ya...

Pada awalnya yang dimaksud dengan satu detik itu adalah 1/86 400 hari matahari rata-rata. Namun demikian, karena kita tahu bahwa revolusi bumi yang berkaitan dengan hari matahari ini tidak beraturan, dan ini tentu saja akan menyulitkan karena akan menyebabkan satu detik berubah-ubah nilainya. Oleh karena itu sejak tahun 1967, dalam pertemuan para ahli disepakati bahwa satu detik itu tidak lain adalah waktu yang diperlukan oleh atom sesium 133 untuk berosilasi seperti yang telah disebutkan di atas.

Selain ketiga satuan penting yang telah dikemukakan di atas, sebenarnya ada empat satuan penting lainnya dalam fisika, yaitu ampere untuk menyatakan kuat arus listrik, kelvin untuk menyatakan temperatur atau suhu sebuah benda, mol untuk menyatakan jumlah zat, dan candela untuk menyatakan intensitas cahaya.

Definisi dari keempat satuan tersebut saya daftarkan dalam tabel berikut.
Nama satuan
Besaran yang diukur
Definisi
Ampere (A)
Arus listrik
Satu ampere merupakan nilai arus konstan yang perlu dialirkan pada sepasang kawat konduktor lurus sejajar yang panjangnya tak berhingga, memiliki penampang melintang berbentuk bulat yang diameternya dapat diabaikan, dan terpisah sejauh 1 meter dalam ruang vakum, sehingga menghasilkan gaya sebesar 2 x 10-7 newton per satuan meter panjang di antara kedua konduktor tersebut.
Kelvin (K)
Temperatur
Satu Kelvin adalah fraksi 1/273,16 temperatur termodinamika titik tripel air.
Mole (n)
Jumlah zat
Satu mol adalah jumlah zat yang terkandung dalam sebuah sistem yang jumlahnya sama dengan jumlah entitas yang terdapat dalam atom  karbon 12 bermassa 0,012 kg.
Perlu dicatat bahwa dalam penggunaan satuan mol ini, maka entitas mendasar tersebut harus dinyatakan jenisnya apakah entitas tersebut berupa atom, molekul, ion, elektron, atau partikel lainnya, atau entitas tersebut merupakan kumpulan dari partikel-partikel atom, molekul, ion, dan sebagainya.
Candela
Intensitas cahaya
Candela merupakan satuan yang menyatakan intensitas cahaya pada arah yang ditentukan yang berasal dari sumber yang memancarkan radiasi monokromatik dengan frekuensi 540 x 1012 hertz dan memiliki intensitas radiasi sebesar 1/683 watt per steradian.

Itulah tujuh satuan yang digunakan dalam pengukuran besaran-besaran pokok dalam fisika. Tiga satuan pertama yang kita sebutkan merupakan satuan yang penting dalam mempelajari mekanika, cabang ilmu tertua dari fisika. Empat satuan lainnya, yang masing-masing berkaitan dengan empat besaran pokok yang berbeda-beda mewakili cabang-cabang penting lainnya dalam fisika, misalnya satuan ampere untuk kuat arus listrik merupakan satuan dalam bidang kelistrikan, kelvin untuk besaran temperatur adalah salah satu satuan dalam bidang termodinamika termasuk satuan mol untuk besaran jumlah zat, sedangkan candela untuk besaran intensitas cahaya merupakan satuan dari besaran dalam bidang optika fisika.
Satuan Pokok dalam Fisika Satuan Pokok dalam Fisika Reviewed by Astri on 12/24/2014 04:57:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.