John Bardeen, Nobelis FISIKA 1956



John Bardeen dilahirkan di Madison, Wisconsin, pada tanggal 23 Mei 1908. Putera dari Dr. Charles R. Bardeen dan Althea Harmer. Dr. Bardeen adalah seorang profesor anatomi, yang menjabat sebagai Dekan di Sekolah Medis Universitas Wisconsin di Madison. Setelah Kematian Althea, istrinya, saat itu John masih berusia sekitar 12 tahun, Dr. Bardeen menikah dengan Ruth Hames.

Awalnya, John kuliah di University High School, Madison selama beberapa tahun; tetapi tamat di Madison Central High School pada tahun 1923.

John kemudian mengambil kuliah di jurusan teknik listrik University of Wisconsin. Di jurusan itu, dia sering kali harus bekerja keras terutama jika kuliahnya berkaitan dengan matematika dan fisika. Setelah sekian lama, saat dia masih berstatus pegawai di departemen keteknikan perusahaan Western Electric di Chicago, akhirnya dia meraih gelar B.S dalam bidang teknik listrik pada tahun 1928. Bardeen  kemudian melanjutkan bekerja sebagai seorang asisten peneliti yang telah tamat dalam bidang teknik listrik selama dua tahun di Wisconsin, mengerjakan masalah-masalah matematis dalam geofisika terapan dan tentang radiasi antena. Selama periode ini, untuk pertama kalinya dia belajar mengenai pengantar teori kuantum dari Profesor J. H. Van Vleck.

Pada tahun 1930-1933, Profesor Leo J. Peter, pimpinan grup peneliti dimana Bardeen ikut terlibat mengerjakan penelitian dalam bidang geofisika, mendapat promosi jabatan di laboratorium Gulf Research Pittsburgh, Pennsylvania. Bardeen mengikutinya. Di tempat baru itu mereka mengembangkan metode interpretasi hasil survei magnetik dan gravitasional. Ini merupakan periode stimulasi di mana metode-metode geofisika pertama kali diterapkan pada upaya pencaharian sumber-sumber minyak.

Karena merasa lebih tertarik pada fisika murni ketimbang fisika terapan, Bardeen mengundurkan diri dari posisinya di Gulf pada tahun 1933 dan mengikuti program graduate work –semacam program doktor–dalam bidang fisika matematika di Princeton University. Di Universitas tersebut, di bawah pimpinan Profesor E. P. Wigner, Bardeen untuk pertama kalinya tertarik dengan fisika zat padat. Sebelum menyelesaikan disertasi untuk program graduate work ini, (disertasinya tentang teori fungsi kerja logam), dia ditawari menjabat sebagai Junior Fellow of the Society of Fellow di Harvard University. Di Harvard, dia menghabiskan waktu selama tiga tahun dari tahun 1935 – 1938, bekerja dengan Profesor Van Vleck dan Bridgman mengkaji tentang problem kohesi dan konduksi kelistrikan dalam logam, serta melakukan beberapa penelitian yang berkaitan dengan tingkat kerapatan inti.

Bardeen meraih gelar Ph.D di Princeton pada tahun 1936.

Ads by Google

Pada tahun 1938-1941, Bardeen adalah seorang Asisten Profesor Fisika di University of Minnesota. Pada tahun 1941-1945 Bardeen menjadi fisikawan sipil di Naval Ordnance Laboratory di Washington D.C. Di situ, selama perang berlangsung, Bardeen melakukan penelitian tentang pengaruh medan kapal terhadap penggunaan artileri bawah air dan penyapuan ranjau. Setelah perang berakhir, di akhir tahun 1945, dia bergabung dengan grup peneliti zat padat di laboratorium Bell Telephone, dan bertahan hingga tahun 1951, dimana pada tahun tersebut Bardeen diangkat menjadi Profesor Teknik Listrik dan Profesor Fisika di University of Illinois. Sejak tahun 1959, Bardeen menjadi anggota Center for Advanced Study  di universitas tersebut.
Bidang penelitian utamanya sejak tahun 1945 adalah konduksi listrik dalam semikonduktor dan logam, karakteristik permukaan semikonduktor, teori superkonduktivitas, dan difusi atom-atom dalam zat padat. Pada tahun 1957, Bardeen bersama dua orang sejawatnya, L. N. Cooper dan J.R. Schrieffer, mengemukakan penjelasan yang memuaskan tentang superkonduktivitas. Sejumlah besar penelitian yang dilakukannya sejak itu berkaitan dengan pengembangan lebih lanjut serta penerapan dari teori superkonduktivitas tersebut.

John Bardeen adalah anggota American Physical Society, dan pada tahun 1954-1957 menjadi anggota dewan organisasi tersebut. Dia juga adalah Dewan Editor The Physical Review dan Reviews of Modern Physics. Dalam kurun tahun 1959-1962, dia menjadi anggota komite penasihat sains presiden Amerika Serikat.

Pada tahun 1954, Bardeen diangkat menjadi anggota National Academy of Sciences dan menerima sejumlah penghargaan antara lain medali Stuart Ballentine dari institut Franklin, Philadelphia (1952) dan medali John Scott dari kota Philadelphia (1955). Kedua penghargaan ini diterimanya bersama dengan Dr. W. H. Brattain. Bardeen juga menerima penghargaan berupa Buckley Prize dari American Physical Society (1955) dan penghargaan doktor sains (D. Sc. Hon.) dari Union College dan dari University of Wisconsin. Tahun 1962, Bardeen menerima Fritz London Award atas hasil kerjanya dalam bidang fisika temperatur rendah.

Bardeen menikah dengan Jane Maxwell pada tahun 1938 dan dikaruniai tiga orang anak, James Maxwell, William Allen, dan Elizabeth Ann.

Selain menerima nobel fisika tahun 1956, bersama-sama dengan William B. Shockley dan Walter H. Brattain, Barden kembali menerima penghargaan yang sama pada tahun 1972 untuk yang kedua kalinya.


John Bardeen meninggal dunia pada tanggal 30 Januari 1991.

Sumber: "John Bardeen - Biographical". Nobelprize.org. Nobel Media AB 2014. Web. 2 Dec 2014. http://www.nobelprize.org/nobel_prizes/physics/laureates/1956/bardeen-bio.html
John Bardeen, Nobelis FISIKA 1956 John Bardeen, Nobelis FISIKA 1956 Reviewed by Astri on 12/09/2014 02:15:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.