Gesekan dan Peranannya Saat Kita Berkendara di Jalan Menikung



Dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu berhubungan dengan gesekan. Gesekan ini muncul pada saat dua buah benda atau lebih saling bersentuhan satu-sama lain dan memiliki arah yang selalu melawan gerak relatif kedua benda tersebut atau pun jika kedua benda tersebut tidak memiliki gerak relatif, maka arah gesekan adalah melawan arah kecenderungan gerak benda yang bersentuhan.

Misalnya, bayangkan sebuah balok terletak diam di atas sebuah permukaan miring. Pertanyaan yang muncul dalam pikiran kita adalah, mengapa benda tetap diam? Bukankah seharusnya balok meluncur ke bawah? Nah, jika tidak terdapat sesuatu yang secara kasat mata menyebabkan balok tersebut diam, misalnya ada tali yang mengikat balok tersebut, maka pastilah penyebab balok tersebut tetap diam adalah karena adanya gaya gesekan. Karena benda yang diam itu memiliki kecenderungan untuk bergerak ke arah bawah sepanjang bidang miring, maka arah gaya gesekan adalah ke arah atas sepanjang bidang miring. Jika misalnya balok ternyata bergerak ke atas karena didorong maka arah gaya gesekan akan ke arah bawah melawan arah gerak benda yang ke atas.

Keberadaan gaya gesekan dalam kehidupan sehari-hari selain menimbulkan dampak negatif juga memberikan dampak positif. Tuhan selalu membuat apa yang ada di dunia ini memiliki dua aspek: aspek menguntungkan dan aspek merugikan. Dalam banyak hal, keberadaan gesekan mungkin merugikan kita, karena akan menyebabkan komponen-komponen mesin motor kita cepat aus ketika berputar, ban motor kita akan cepat gundul sehingga kita harus mengeluarkan biaya untuk menggantinya, dan semacamnya. Tetapi bayangkanlah jika gaya gesekan ini tidak ada. Bagaimana kita bisa berjalan? Bagaimana motor kita akan berjalan di jalan aspal? Bagaimana jari-jari kita bisa menekan tombol komputer untuk mengetikkan kata demi kata yang menyusun artikel ini?


Sebuah jalan yang menikung di salah satu daerah di Sulawesi Selatan. Untuk keselamatan pengendara seharusnya jalan ini dipasangi marka-marka jalan untuk mengingatkan pengguna jalan. Sebuah marka jalan harus menarik. Untuk itu harus dibuat dan didesain secara profesional. Banyak pembuat marka jalan profesional yang dapat membantu kita yang tidak dapat membuat dan mendesainnya sendiri.

Bayangkan kita mengendarai kendaraan bermotor dan memasuki sebuah tikungan. Di sini, meskipun Anda tidak pernah belajar fisika, tetapi secara tidak langsung Anda telah menerapkan sejumlah prinsip-prinsip fisika. Pertama, Anda harus mengurangi kecepatan kendaraan Anda. Jika tidak maka Anda tidak peduli pada hukum inersia dan ini berarti nyawa Anda terancam.

Hukum inersia (Hukum I Newton) mengemukakan jika tidak terdapat penyebab tertentu, maka benda cenderung mempertahankan keadaan awalnya. Pada mulanya Anda bergerak lurus ke arah tertentu, lalu tiba-tiba harus menikung. Tapi karena inersia, Anda bersama motor Anda akan cenderung untuk terus bergerak lurus tanpa peduli bahwa di depan Anda adalah jurang menganga. Harus ada penyebab tertentu agar Anda dapat mengikuti lintasan jalan yang akan menikung. Dan penyebab ini adalah gesekan. Jadi, di sini gesekan yang merugikan justru menyelamatkan nyawa Anda. Ketika Anda memutar setang atau kemudi kendaraan Anda ke arah tertentu, ini hanyalah membantu mengarahkan kendaraan Anda untuk mengikuti jalur tikungan. Gaya geseklah yang tetap merupakan pahlawan utama yang menyebabkan Anda menikung. Tanpa adanya gaya gesek ini, bagaimana pun Anda memutar kemudi, kendaraan Anda akan tetap meluncur menuju jurang!

Tetapi mengapa harus melambatkan kendaraan?

Ketika Anda bergerak menikung, maka bekerja gaya Sentripetal pada Anda. Gaya sentripetal ini bekerja menarik Anda ke arah titik pusat lengkungan tikungan dan disuplai oleh gaya gesekan. Karena gaya sentripetal sebanding dengan kuadrat kecepatan, berarti semakin besar kecepatan Anda, semakin besar gaya sentripetal yang Anda alami. Karena gaya gesekan sebenarnya bekerja pada permukaan yang bersentuhan antara ban motor Anda dengan jalan, sementara Anda dan motor adalah sebuah benda pejal, maka keberadaan gaya gesekan ini juga sebenarnya dapat menyebabkan Anda terpuntir (mengalami gerak rotasi seperti biasa terjadi pada pembalap yang mengalami kecelakaan akibat kecepatan yang terlalu tinggi pada saat menikung). Oleh karena itu, untuk menghindari hal yang sama sekali tidak diinginkan ini, Anda harus mengurangi kecepatan. Dengan mengurangi kecepatan, maka gaya gesekan yang akan menyebabkan puntiran berkurang sehingga Anda dapat mengantisipasinya dengan memiringkan tubuh sehingga gaya puntir akibat gesekan diimbangi oleh gaya berat tubuh Anda.

Jadi jelaslah bahwa gesekan sangat membantu kita di sini. Tetapi ada masalah lain. Ban kendaraan kita akan cepat aus saat ada tikungan. Bisakah kita menikung tanpa terlalu banyak mengandalkan gaya gesekan sehingga ban motor kita bisa awet dan keselamatan kita tetap terjaga?

Untuk mengurangi pengaruh gaya gesekan pada saat menikung, jalan biasanya dibuat miring dengan sudut kemiringan tertentu. Ini dimaksudkan agar gaya normal yang dikerjakan oleh jalan terhadap kita memiliki komponen dalam arah pusat kelengkungan tikungan. Dalam kondisi ini, maka selain gaya gesekan, komponen gaya normal juga memberi kontribusi terhadap gaya sentripetal sehingga tugas gaya gesekan menjadi jauh lebih berkurang. Dampaknya adalah gesekan ban dengan jalan jauh lebih kecil sehingga ban motor tidak akan cepat aus. Namun pun demikian, cara yang paling utama untuk bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam mengendarai kendaraan pada jalan terutama pada jalan menikung adalah kehati-hatian. Meskipun jalan yang menikung telah dimiringkan tetap saja ada batas kecepatan tertentu yang harus diikuti oleh pengendara untuk pertimbangan ekonomis keawetan ban dan pertimbangan keselamatan. Anda dapat melihat contoh marka jalan seperti ini di sini. Oleh sebab itu, pada setiap tikungan seharusnya diberi marka-marka jalan yang dapat mengingatkan pengendara, yang mencantumkan berapa besar kelajuan kendaraan yang optimal pada jalan tersebut. Marka-marka jalan ini harus dibuat dengan cara yang menarik, mudah dipahami oleh pengendara yang sedang bergerak tetapi tidak mengganggu konsentrasi mengendara. Oleh karena itu marka jalan harus didesain secara profesional oleh para pembuat marka jalan.
Gesekan dan Peranannya Saat Kita Berkendara di Jalan Menikung Gesekan dan Peranannya Saat Kita Berkendara di Jalan Menikung Reviewed by Momang Yusuf on 10/19/2012 03:25:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.